•  Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan

Siswa TK Aisyiyah Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, mengikuti kegiatan bermain dan belajar di sekolah setempat, Rabu (23/8). n LAMPUNG POST/DETA CITRAWAN
Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan

KRUI (Lampost.co) -- Taman Kanak-Kanak Aisyiyah yang berlokasi di Jalan Merdeka Pasar Ulu, Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, menggunakan berbagai media atau alat peraga dalam kegiatan belajar dan bermain para siswanya. Cara tersebut bertujuan para siswa dapat dengan mudah menerima materi pembelajaran yang diberikan para guru, dan senang dengan suasana sekolah.
Kepala TK Aisyiyah, Arlina, mengatakan selalu memberikan arahan kepada seluruh tenaga pengajar yang ada di sekolahnya untuk dapat lebih memahami pola pikir dan cara belajar para siswa. Sebab, tiap anak dengan karakternya masing-masing harus dibimbing oleh pola pembelajaran yang berbeda.
“Di TK kami saat ini jumlah muridnya sebanyak 62 murid, terdapat 3 kelas dengan 7 tenaga pengajar, termasuk saya sendiri juga ikut mengajar. Setiap anak berbeda cara mendidikya, ada yang senang bermain dulu baru belajar, jadi tidak harus kita memberikan pemahaman, tetapi guru harus memahami anak didiknya,” ujar Arlina, Rabu (23/8/2017).
Di sekolah yang dipimpinnya sejak Oktober 1980 itu, Arlina mengaku selalu memprioritaskan pemahaman tentang karakter anak didiknya dan mengimbau para guru untuk menerapkan metode pendidikan menggunakan alat peraga.
“Di kelas, guru sudah menyiapkan alat peraga sebagai salah satu metode pembelajaran kepada anak murid, dengan alat peraga itu anak tidak bosan belajar di kelas. Harus mengikuti mau si anak dalam belajar karena TK itu bermain sambil belajar,” kata dia.
Selain itu, sebelum memasuki ruang kelas, para pengajar di TK Aisyiyah selalu membiasakan anak murid untuk memberikan salam, berdoa, serta mengucapkan ikrar sekolah dengan tujuan memberikan sikap disiplin kepada anak. Saat di dalam kelas, siswa sudah diajarkan berbagai macam doa sehari–hari, hingga surah pendek Alquran. "Setiap Jumat, khusus anak laki-laki kami adakan salat jumat berjemaah."
Di sekolah ini siswa juga mendapatkan pemahaman tentang rasa kebersamaan, dengan mengadakan makan bersama seminggu sekali.

Sumber lampost.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini